Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

Pengganti Suamiku

Kehidupan malam baru saja berangkat menanjak gulita. Suasana desa Baturan terasa lenggang. Angin berembus menyelusup celah-celah rumah Ibu Risma yg hanya ditemani putra laki-laki semata waygnya. Pikirannya gelisah menanti pagi. Pagi yg kelam sekelam mimpinya kemarin malam. Suami yg sangat dicintainya, yg telah menghidupinya dgn segala kemewahan dunia dan kemanjaan birahi, terkena skandal “Desa Gate” Kasus korupsi penyalahgunaan subsidi kesejahteraan masyarakat desa. Sebagai kepala desa, suami ibu Risma bertanggung jawab atas lancarnya dana tersebut di terima masyarakat prasejahtera. Rupanya nasib menentukan lain. Masyarakat sekarang mulai kritis dan penegakkan hukum sangat diperhatikan aparat pemerintah. Masyarakat sangat antipati melihat kebobrokan aparat desanya. Maka dijebloskanlah suami ibu Risma ke penjara. Segala perbuatannya selama sekian tahun diam-diam diintip oleh aparat pemerintah yg bernaung dalam badan yg bernama PKKN “Pemberantas Korupsi Kolusi dan Nepotisme”. Bukti-bukti...

Mahasiswi Yang Memiliki Goyangan Dan Dada Montok

Tolong ke ruangan saya sebentar” sebuah pesan singkat dari dosen sekaligus pembimbing gw dulu. Dari ruang kerja kecil di sudut gedung dosen, gw beranjak ke sekretariat jurusan, menemui Bu Laras di ruangannya. “kamu, masih sibuk penelitian? Kelas banyak?” hardik bu Laras ketika gw sedang menutup pintu ruang sekre. “enggak sih bu, kenapa ya?” gw masih bingung dengan situasi ini. “saya boleh minta tolong, ambil alih kelas saya. Saya harus ke aussie” pinta beliau kemudian. ya, setahun setelah lulus gw masih mengabdi di kampus, membantu dosen penelitian dan mengajar di mata kuliah dasar. Bu Laras adalah satu dosen senior di jurusan gw, idealisme membuatnya dimusuhi jurusan. Dan gw bisa dibilang mahasiswa kesayangannya. Ia sendiri bukan hanya mengajar di kampus ini, namun juga memiliki status dosen di salah satu universitas di Adelaide. Pembicaraan memakan waktu hingga 3 jam, karena gw harus mengajar di fakultas sebelah, dan bukan mata kuliah dasar, melainkan mata kuliah tingkat 3 dan menjad...

Pembantu Pura Pura Tidur Rupanya Minta Di Entot

Aku seorang pedagang umur 35 tahun, istriku 32 tahun guru SMA. kisah ini terjadi dua tahun lalu, tepatnya satu bulan sebelum puasa. Aku mempunyai pembantu namnya Dian. orangnya cukup tinggi hampir setinggi aku yaitu kira-kira 165cm, semampai, badanya langsing dengan kedua tetek yang masih sekal dan mencuat dengan ukuran teteknya kira2 34. saya hanya kira-kira aja, karena belum pernah melihatnya. Dina sudah bekerja di rumah sejak empat tahun yang lalu, yaitu sejak anak kedua saya lahir. ia sangat sayang sama anak saya. istri saya pun percaya ama dia. karena istri saya bekerja maka semua urusan pengurusan rumah tangga diserahkan kepad si Dina. Dina ini hanya tamat SD sekarang umurnya sudah 17 tahun. lagi segarnya memang. Sering Dina ini ketiduran di Sofa keluarga sambil mengendong anak saya sementara istri saya telah tertidur pulas.. dekat sofa atau didepan nya ada TV ukuran 34 Inc.. disamping sofa keluarga ada meja makan. saya biasanya suka mengetik hasil transaksi bisnis di meja makan ...

TANTE VINA HYPERSEKS

Aku termenung di dalam kamar apartemenku. Kembali aku menginginkan tentang cerita hidupku aku yang berasal dari dusun. Kini dapat merasakan hidup mewah di kota besar laksana Jakarta. Dengan sekian banyak fasilitas yang begitu mencukupi bahkan aku bisa melanjutkan kuliahku di kota ini. Sebenarnya pergi ke kota ini aku berkeinginan berniat bekerja guna dapat membiayai hidupku. Tapi sekarang aku tidak butuh susah-susah bekerja justeru aku bisa menuntut ilmu juga. Tapi entah hingga kapan hidupku akan laksana ini sebab di satu sisi aku memang hendak sekali merasakan hidup seperti ini. Namun di satu sisi lainnya aku hendak melepaskan diri menjadi budak nafsu dari seorang perempuan dewasa. Yang sudah memeliharaku nyaris 5 tahun lamanya. Karena masing-masing tante Vina memerlukan aku dengan segera aku mesti sedang di sampingnya. Dan aku tidak boleh bersangkutan dengan perempuan lain bila tidak dia akan menakut-nakuti. Akan menuntut seluruh yang sudah dia berikan padaku. Dia biasa memanggilku ”...
o